Flight Document Penerbangan
Dalam dunia penerbangan dengan segala kompleksitasnya, bukan hanya pesawat yang terbang di udara. Namun di balik setiap penerbangan yang sukses terdapat serangkaian dokumen yang mendukung dan memastikan keselamatan serta kepatuhan dalam setiap tahapan perjalanan. Inilah yang dikenal sebagai flight dokumen.
Flight dokumen merupakan sejumlah dokumen yang diperlukan sepanjang proses penerbangan, mulai dari perencanaan hingga eksekusi. Terkait dengan informasi cuaca untuk penerbangan Flight Document adalah dokumen tertulis yang berisi informasi cuaca penerbangan dalam bentuk chart dan form yaitu METAR atau SPECI, TAFOR, Suhu udara dan informasi angin lapisan atas, SIGWX, Citra Satelit Cuaca, dan SIGMET.
1. METAR atau SPECI
- METAR : Berita secara rutin yang dibuat oleh Stasiun Meteorologi. Informasi ini rutin dilakukan setiap 1 jam sekali atau ½ jam sekali tergantung pada tingkat kepadatan penerbangan
- SPECI : Sama persis dengan METAR, namun berita ini dilaporkan ketika ada perubahan yang signifikan pada kondisi cuaca yang terjadi TIDAK pada saat pengamatan cuaca rutin (METAR)
Aerodrome forcast (TAF) merupakan nama sandi untuk prakiraan cuaca di bandara
Informasi mengenai prakiraan cuaca signifikan dalam bentuk peta cuaca signifikan (Significant Weather Chart) atau Peta SigWx berupa peta mengenai kondisi dan fenomena cuaca signifikan.
6. SIGMET (Significant Meteorology)
SIGMET Berisi informasi fenomena cuaca khusus yaitu adanya Cyclon Tropis (WC), Abu Vulkanik (WV), dan fenomena Cuaca Khusu (WS) yang diberikan oleh Stasiun Meteorologi Penerbangan Sesuai dengan FIR (region yang menjadi tanggung jawabnya).
FIR (Flight Information Region) adalah suatu daerah dengan dimensi
tertentu dimana pelayanan informasi penerbangan (Flight Information
Service) dan pelayanan kesiagaan (Alerting Service) diberikan.
WS (Fenomena Cuaca Khusus)
Contoh:
WSID21 WAAAA 010300
WAAF SIGMET01 VALID 010300/010700 WAAA-WAAF UJUNG PANDANG FIR EMBD TS OBS AT 0300Z S0357 EII724 S0445 E11905 S0525 E11816 S0454 E11634 STNR INTSF=
WV (Abu Vulkanik) Contoh:
WVID21 WAAA 211038
WAAF SIGMET 04 VALID 211030/211630 WAAA-WAAF UJUNG PANDANG FIR VA ERUPTION MT DUKONO N0141 E12753 VA CLD OBS AT 1030Z SFC/FL080 N0146 E12926-N0241 E12859-N0145 E12750 N0136 E12754 MOV NE 10KT FCST 1630Z VA CLD APRX SFC/FL080 N0146 E12926-N0241 E12859-N0145 E12750-N0136 E12754=
WC (Siklon Tropis) Contoh:
WCID20 WIII 221356
WIIF SIGMET 07 VALID 221200/221800 WIII-WIIF JAKARTA FIR TC GILLIAN OBS AT 1200Z S1124 E10442 MOV S 08KT FCST 1800Z CENTRE S1200 E10424=
Cara Membaca Isi Flight Document Penerbangan
Dokumen Penerbangan (Flight Document) meteorologi setidaknya berisi laporan METAR atau SPECI, TAFOR, Wind Temp Chart, SIGWX(Significant Weather Chart), Citra Satelit Cuaca, SIGMET (Signuficant Meteorologi) yang biasanya berisi informasi WS (Fenomena Cuaca Khusus), WV(Abu vulkanik), dan WC(Tropical Cyclon). Adapun cara membaca masing-masing laporan adalah sebagai berikut :
1. METAR atau SPECI
- METAR merupakan Kode jenis lapora
- WAAA merupakan Kode lokasi bandara (ICAO)
- 201730Z waktu pelaporan yaitu tanggal 20 jam 17.30 UTC
- 18003KT arah angin 180 derajat dengan kecepatan 3 knot (KT)
- 140V210 variasi perubahan arah angin dari 140 derajat hingga 210 derajat
- 8000 jarak pandang mendatar 8000 meter (8km)
- -RA kondisi cuaca hujan ringan
- FEW019 kondis jumlah awan dalam satuan oktas dan tinggi dasar awan. FEW=1-2 oktas, Scattered (SCT)=3-4 oktas, Broken (BKN)=5-7 oktas, dan Overcast (OVC)>7 Oktas. Adapun sandi 019 merupakan tinggi dasar awan yaitu 019=1900 ft.
- 22/21 adalah suhu udara 22 derajat dan titik embun 21 derajat
- Q1009 adalah tekanan udara 1009 mb diatas permukaan laut (DPL)
- NOSIG kode yang menunjukan bahwa tidak ada perubahan cuaca yang significant
- Tanda = merupakan kode penutup sandi dan wajib disertakan
- Untuk Pembacaan sandi SPECI sama dengan cara membaca sandi METAR
[feedposts text="Baca Juga"/]
2. TAFOR
3. WIND TEMP (Suhu udara dan Arah dan Kecepatan Angin Lapisan Atas)
4. SIGWX (Significant Weather Chart)HIGHT LEVEL
- ISOL : awan CB dan/atau Thunderstorm secara individu dalam suatu area dengan daerah tutupan awan spasial maksimum kurang dari 50% terhadap area yang diprakirakan akan dipengaruhi.
- OCNL : awan CB dan/atau Thunderstorm yang terpisah dalam suatu area dengan tutupan awan spasial maksimum antara 50% - 75% terhadap area yang diprakirakan akan dipengaruhi.
- FRQ : awan CB dan/atau Thunderstorm yang hampir menyatu atau menyatu dengan thunderstorm yang berdekatan dalam suatu area dengan tutupan awan spasial maksimum lebih besar dari 75% terhadap area yang diprakirakan akan dipengaruhi.
- Singkatan EMBD (embedded) dapat ditambahkan pada salah satu keterangan diatas yang menjelaskan bahwa awan CB menyatu pada lapisan awan tidak dapat ditentukan dengan jelas.
- Singkatan OBSC (obscured) digunakan apabila area kumpulan awan CB tidak diikuti Thunderstorm tertutupi oleh haze atau asap atau tidak kelihatan sama sekali karena gelap
MEDIUM LEVEL
Tidak ada komentar